TNI Habema Bergerak Lebih Cepat, Ancaman Kelompok Bersenjata di Intan Jaya Berhasil Dicegah

3 minutes reading
Monday, 20 Jul 2026 10:01 10 Admin

Intan Jaya, Papua Tengah, 20 Juli 2026 – Komando Operasi
(Koops) TNI Habema kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas
keamanan di Papua. Melalui operasi yang dilaksanakan secara terukur dan
berbasis informasi intelijen, pasukan berhasil menguasai sebuah honai yang
diduga menjadi lokasi transit kelompok bersenjata TPNPB-OPM pimpinan Daniel
Aibon Kogoya di Kampung Abundoga, Kabupaten Intan Jaya. Keberhasilan ini
merupakan bagian dari upaya mencegah potensi ancaman keamanan sebelum
membahayakan masyarakat.

Operasi tersebut diawali dengan rangkaian pengumpulan
informasi, pengamatan lapangan, dan proses verifikasi yang dilakukan secara
cermat. Seluruh tahapan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi wilayah
serta mengutamakan keselamatan masyarakat, sehingga operasi dapat berjalan
secara profesional, selektif, dan terukur.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M.Wirya Arthadiguna
, S.H, M.Si,
mengatakan, operasi dilakukan setelah
aparat memperoleh informasi mengenai dugaan rencana aksi bersenjata dan
aktivitas konsolidasi kelompok tersebut di wilayah Intan Jaya. “Kami tidak
bergerak karena dugaan semata. Setiap langkah diawali dengan pengintaian, verifikasi,
dan analisis yang matang agar tindakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.
Yang terpenting adalah memastikan masyarakat tetap aman dan dapat menjalankan
aktivitasnya dengan tenang.”

Dalam operasi tersebut, pasukan mengamankan satu pucuk
senjata api organik jenis Lee Enfield kaliber 7,62 mm, dua pucuk senjata api
rakitan kaliber 5,56 mm, satu pucuk senapan angin dalam kondisi terbongkar,
sejumlah munisi, serta berbagai perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan
aktivitas kelompok bersenjata. Seluruh barang bukti telah diamankan untuk
kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Keberhasilan ini
menunjukkan keseriusan Koops TNI Habema dalam memutus potensi ancaman
bersenjata sejak dini. Pengamanan terhadap senjata dan perlengkapan yang
ditemukan di lokasi diharapkan dapat mencegah penyalahgunaannya dalam aksi
kekerasan yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat di Intan Jaya dan
wilayah sekitarnya.

M. Wirya Arthadiguna, menegaskan
bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari barang bukti yang berhasil
diamankan, tetapi juga dari kemampuan aparat menjaga situasi tetap kondusif
tanpa menimbulkan dampak terhadap masyarakat sipil. “Setiap tindakan
dilakukan secara profesional, berdasarkan informasi yang valid, serta selalu
mengedepankan perlindungan terhadap warga sipil dan penghormatan terhadap
nilai-nilai kemanusiaan.”

Di saat yang sama, Koops TNI Habema kembali mengajak
anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan untuk menghentikan aksi
kekerasan dan memilih jalan damai. Negara tetap membuka ruang bagi siapa pun
yang ingin kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui
mekanisme yang bermartabat, sesuai ketentuan hukum, dan mengedepankan
rekonsiliasi.

Bagi TNI Habema, keberhasilan operasi tidak hanya diukur
dari senjata yang berhasil diamankan, tetapi dari rasa aman yang kembali
dirasakan masyarakat. Harapan terbesar adalah agar anak-anak dapat belajar
tanpa rasa takut, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, dan kehidupan di
Tanah Papua terus berjalan dalam suasana damai dan aman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Featured

LAINNYA