Dukung Ketahanan Energi Nasional, Krakatau Steel Suplai Pipa Baja Proyek Pipanisasi Dumai Sei Mangkei

3 minutes reading
Wednesday, 7 Jan 2026 11:02 2 Admin

Jakarta (07/01) – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk / Krakatau Steel Group (IDX: KRAS), dan KSO PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yaitu PT Nindya Karya serta KSO Rabana-Abipraya-SBS-Singgar melakukan penandatanganan Kontrak Pengadaan Pipa Baja Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Dumai – Sei Mangkei (Dusem) Segmen 1 dan 2 pada Selasa, 06 Januari 2026 di Fairfield By Marriot, Jakarta.

Acara ini
dihadiri  oleh Direktur Komersial,
Pengembangan Usaha & Portofolio PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,  Hernowo dan PLT Direktur
Produksi & Teknologi PT Krakatau Pipe Industries Erwin Saputra, disaksikan oleh Direktur
Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Agung Kuswardono

Konsorsium Krakatau Steel Dukung
Proyek Strategis Nasional Migas

Pengadaan
pipa baja untuk Proyek Dusem ini dikerjakan oleh Konsorsium Krakatau Steel
melalui salah satu anak usahanya PT Krakatau Pipe Industries yang bergerak di
bidang manufakturing pipa baja dan jasa pelapisan anti korosi beserta pabrikan
dalam negeri lainnya.

Proyek
ini akan menggunakan pipa baja ERW/HSAW dengan spesifikasi API 5L X52 PSL 2.
Dengan masing-masing diameter 20 Inch termasuk 3LPE Coating dengan total
panjang hingga 541 KM yang dirancang untuk memenuhi standar mutu dan
keselamatan tinggi sesuai kebutuhan proyek nasional yang akan mengaliri gas
dari Skg Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu dan Stasiun Labuhan Batu
sampai dengan fasilitas di Duri.

Lebih dari 80.000 Ton Pipa Baja
Disuplai Krakatau Steel

Hernowo,
menjelaskan bahwa Krakatau Steel akan berkontribusi signifikan dalam pemenuhan
kebutuhan material utama proyek tersebut. “Melalui anak usaha Krakatau Pipe
Industries, lebih dari 80.000 ton pipa baja Krakatau Steel Group akan kami
suplai untuk kebutuhan proyek strategis ini,” ujar nya.

Krakatau
Steel Perkuat Peran Industri Baja Nasional

Adapun Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero)
Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa keterlibatan Krakatau Steel dalam
Proyek Dusem merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung agenda
strategis nasional, khususnya ketahanan energi dan penguatan industri dalam
negeri.

“Partisipasi Krakatau Steel Group dalam Proyek
Dusem menunjukkan kesiapan industri baja nasional dalam mendukung pembangunan
infrastruktur energi strategis. Ini sekaligus menjadi wujud kontribusi kami
dalam memperkuat ketahanan energi nasional serta mendorong penggunaan produk
baja dalam negeri secara berkelanjutan,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang
juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association
(IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA)

Proyek
Dusem Dorong Ketahanan Energi dan Transisi Energi Nasional

Sebagai informasi, Proyek Dusem salah satu proyek
strategis nasional pipa transmisi gas bumi dengan panjang sekitar 541 km yang
membentang dari Belawan hingga Duri, Sumatra.

Proyek ini dirancang untuk mengalirkan gas dari
WK Andaman menuju Jawa, proyek ini ditargetkan mulai konstruksi pada 2025–2027
guna mendukung Asta Cita Presiden RI,
Prabowo Subianto, dalam memperkuat ketahanan energi nasional dan
kemakmuran Rakyat Indonesia.

Penandatanganan kontrak ini menjadi tonggak awal
dimulainya rangkaian pekerjaan Proyek Dusem, dan diharapkan dapat tercipta
sinergi yang kuat antara Produsen Baja Nasional dan EPC Kontraktor Pelaksana
guna memastikan proyek berjalan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, serta
memenuhi aspek keselamatan dan kualitas yang ditetapkan.

Artikel ini juga tayang di vritimes

Featured

LAINNYA