DPR RI Dorong Penguatan Kapasitas Angkut Kereta Api di Sumatera

2 minutes reading
Friday, 30 Jan 2026 13:02 0 Admin

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)
mendorong penguatan kapasitas angkut kereta api di wilayah Sumatera sebagai
fondasi utama dalam membangun sistem transportasi nasional yang andal dan
berkelanjutan.

Dorongan tersebut disampaikan oleh Ketua Kelompok Fraksi
(Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, didampingi oleh Kepala
KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, saat melakukan kunjungan kerja ke PT
Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, di
Bandarlampung, Jumat (30/1/2026).

Dalam keterangannya, Bambang Haryo menegaskan bahwa prinsip
utama dalam penyelenggaraan transportasi adalah tersedianya kapasitas angkut
yang memadai guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Ia menilai layanan
kereta api saat ini telah menunjukkan kinerja yang cukup baik, baik dari sisi
kapasitas maupun kualitas pelayanan.

“Prinsip transportasi adalah kapasitas angkut yang terpasang
harus cukup. Saat ini terdapat tiga train set dari Tanjungkarang dan tiga train
set dari Palembang, sehingga total ada enam train set. Rata-rata load factor
sudah mendekati 100 persen, bahkan pada waktu tertentu melebihi 100 persen. Ini
menunjukkan bahwa kapasitas angkut kereta api sangat dibutuhkan masyarakat
sebagai layanan transportasi utama,” ujar Bambang Haryo.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketersediaan layanan
transportasi menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Setelah kebutuhan tersebut
terpenuhi, aspek kenyamanan menjadi faktor penting berikutnya yang dirasakan
langsung oleh pengguna jasa.

“Setelah kapasitas terpenuhi, masyarakat merasakan
kenyamanan. Dari hasil pengecekan, kenyamanan kereta sudah cukup baik,
dilengkapi dengan AC yang berfungsi dengan baik. Kecepatan perjalanan serta
ketepatan waktu juga dinilai telah terjaga,” katanya.

Bambang Haryo menambahkan bahwa sistem transportasi yang
ideal harus memenuhi sejumlah indikator utama, di antaranya kapasitas angkut,
ketepatan waktu, kecepatan, kenyamanan, serta keselamatan perjalanan.

“Keselamatan sering kali tidak terlihat, namun ketika
terjadi insiden barulah disadari betapa pentingnya aspek tersebut. Saat ini,
lintas sebidang sudah banyak yang dilengkapi palang pintu dan fasilitas
keselamatan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa aspek keselamatan juga menjadi
perhatian,” jelasnya.

Menurutnya, kereta api merupakan moda transportasi massal
dan super massal yang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mendukung
mobilitas penumpang dalam jumlah besar secara aman dan efisien. Ia menilai PT
Kereta Api Indonesia (Persero) telah mampu menghadirkan layanan perkeretaapian
yang relevan dengan kebutuhan publik.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkaranag menyambut
baik dukungan DPR RI tersebut sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan
kapasitas angkut, kualitas layanan, serta keselamatan perjalanan kereta api,
khususnya di wilayah Sumatera, guna mendukung pembangunan nasional yang
berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Featured

LAINNYA